Telur Puyuh untuk Anak: Kandungan Gizi & Tips Penyajian

Telur puyuh semakin populer sebagai sumber protein alternatif yang lezat dan bergizi, khususnya untuk anak-anak. Di balik ukurannya yang mungil, telur puyuh menyimpan berbagai nutrisi penting yang mendukung tumbuh kembang si kecil. Kalau Anda mencari pilihan menu sehat yang praktis, murah, dan disukai anak-anak, telur puyuh bisa jadi jawaban yang tepat!

KandangSirkular

7/8/20252 min read

Telur puyuh semakin populer sebagai sumber protein alternatif yang lezat dan bergizi, khususnya untuk anak-anak. Di balik ukurannya yang mungil, telur puyuh menyimpan berbagai nutrisi penting yang mendukung tumbuh kembang si kecil.

Kalau Anda mencari pilihan menu sehat yang praktis, murah, dan disukai anak-anak, telur puyuh bisa jadi jawaban yang tepat!

🥚 Apa Saja Kandungan Gizi Telur Puyuh?

Berikut ini kandungan gizi utama dalam 5 butir telur puyuh (±50 gram):

Kandungan Jumlah Manfaat Protein ±6 gram Membantu pembentukan otot & enzim Vitamin A 540 IU Mendukung kesehatan mata & kulit Zat Besi ±2 mg Mencegah anemia, penting untuk konsentrasi Vitamin B12 0.6 µg Menjaga sistem saraf & produksi sel darah merah Selenium 15 µg Meningkatkan imunitas tubuh Kolin 60–70 mg Mendukung perkembangan otak & memori

Catatan: Telur puyuh juga rendah karbohidrat dan mengandung lemak sehat.

👶 Manfaat Telur Puyuh untuk Anak

  1. Mendukung Pertumbuhan Fisik
    Kandungan proteinnya membantu pembentukan sel dan jaringan tubuh yang sehat.

  2. Menyehatkan Otak & Memori
    Kolin dan vitamin B kompleks berperan dalam fungsi otak, fokus belajar, dan daya ingat.

  3. Meningkatkan Daya Tahan Tubuh
    Zat besi dan selenium mendukung sistem imun agar anak tidak mudah sakit.

  4. Pilihan Ramah untuk Anak yang Alergi Telur Ayam
    Beberapa anak yang sensitif terhadap telur ayam justru bisa mentoleransi telur puyuh (tetap uji coba dengan hati-hati dan konsultasi ke dokter).

👩‍🍳 Tips Penyajian Telur Puyuh untuk Anak

Agar si kecil tidak bosan, berikut beberapa ide penyajian yang praktis dan menggugah selera:

1. Telur Puyuh Rebus sebagai Finger Food

Potong dua atau sajikan utuh sebagai camilan sehat. Cocok untuk anak usia 1 tahun ke atas.

2. Sate Telur Puyuh Panggang

Tusuk 3–5 butir telur, panggang sebentar dengan olesan kecap manis atau saus tomat. Anak-anak suka bentuknya!

3. Nasi Goreng Mini + Telur Puyuh

Campurkan telur puyuh rebus ke dalam nasi goreng mini yang disesuaikan untuk anak. Praktis dan kaya rasa.

4. Bento Telur Puyuh

Kreasikan telur puyuh menjadi bentuk hewan lucu (kelinci, panda, dll.) sebagai bekal sekolah yang menggemaskan.

5. Sup Sayur + Telur Puyuh

Tambahkan telur puyuh rebus ke dalam sup wortel atau bayam — bikin lebih bergizi dan menarik.

⚠️ Perlu Diperhatikan:

  • Usia konsumsi: Telur puyuh bisa diperkenalkan sejak usia 8 bulan – 1 tahun (dalam bentuk halus), namun pastikan anak tidak punya alergi.

  • Takaran wajar: Untuk anak usia 1–6 tahun, cukup 2–3 butir per hari sebagai bagian dari menu seimbang.

  • Pastikan matang: Masak hingga benar-benar matang untuk mencegah risiko bakteri seperti salmonella.

🌱 Telur Puyuh Kandang Sirkular = Gizi + Kontribusi Lingkungan

Di Kandang Sirkular, kami memproduksi telur puyuh dari peternakan berkelanjutan yang memberi makan burung puyuh dengan larva BSF hasil daur ulang sisa makanan. Jadi selain sehat untuk anak, setiap telur juga baik untuk bumi!

📩 Pesan Sekarang untuk Keluarga Anda!

Telur puyuh segar, telur matang siap santap, hingga olahan ramah anak tersedia di Kandang Sirkular.

🌐 Kunjungi kami di @KandangSirkular
📦 Dikirim segar dari Bandung ke rumah Anda!

#TelurPuyuhUntukAnak #KandangSirkular #MakananSehatAnak #GiziSeimbang #PanganBerkelanjutan